Pages

Translate

Subscribe:

Total Pageviews

Monday, 31 December 2012

11 Tempat Menyelam Terbaik di Indonesia [Photo]

Indonesia terkenal sebagai salah satu tujuan wisata bahari terbaik di dunia. Rumah bagi ribuan spesies terumbu karang dan ikan di Dunia. Semoga dengan thread ini, kita semua bisa mengenal lebih jauh keindahan dasar laut di Indonesia. Berikut 10 tempat menyelam terbaik di Indonesia.

1. Kepulauan Komodo



Pulau Komodo memberikan pemandangan yang diinginkan setiap penyelam di dunia. Dari terumbu karang yang dipenuhi ratusan ikan berwarna-warni di perairan dangkal yang tenang, hingga arus di laut dalam yang dilewati hiu, tuna, dan ikan besar lainnya. Berbagai biota laut di Pulau Komodo menjadikannya salah satu tujuan scuba diving terbaik di Dunia. Dari hiu paus, sunfish, pari manta, pari elang, kuda laut kerdil, clown frogfish, dan gurita cincin biru. Semua berada di terumbu karang yang berwarna-warni, bagaikan di surga!
Pulau ini juga terkenal sebagai habitat kadal komodo, kadal terbesar di dunia yang dapat tumbuh mencapai 2,5 meter dan 125 kg.

2. Kepulauan Bunaken



Menyelam di Pulau Bunaken, Manado. Seperti menyelam di antara Keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, dengan berbagai jenis ikan dan terumbu karang kelas dunia. Saat menyelam di sini, anda dapat melihat 7 kali lebih banyak terumbu karang daripada di Hawaii, 33 spesies butterflyfish dan lebih dari 70% spesies ikan yang berada di Indo-Pasifik Barat. Dari udang kecil, hingga hiu sirip hitam dan pari elang. Di sini, anda dapat benar-benar melihat perbedaan!

3. Kepulauan Raja Ampat



Terletak di bagian ujung barat laut Semenanjung Kepala Burung di pulau Raja Ampat, atau Empat Raja. Menurut Buletin Conservation International Rapid Assessment, keragaman hayati laut untuk menyelam di Irian Jaya jauh lebih banyak dari semua daerah lain di dalam segitiga terumbu karang Indonesia, Filipina, dan Papua Nugini. Lebih dari 1200 spesies ikan, 600 jenis karang, 699 spesies moluska. Gampangnya, jika anda tidak menikmati menyelam di sini, lebih baik jual saja peralatan menyelam anda!

4. Kepulauan Bali



Salah satu pulau terindah di dunia, bali adalah tujuan wisata menyelam di Indonesia. Yang terbaik dari menyelam di Bali adalah keanekaragaman hayati yang kaya, terumbu karang yang berwarna-warni. Cukup untuk membuat anda ingin datang kembali.

5. Kepulauan Sumbawa & Flores



Menyelam di Flores memberi Anda kesempatan yang sempurna untuk menambahkan pengetahuan tentang ikan kecil dan hewan air. Walau efek dari memancing dengan bom dan tsunami pada tahun 1992 telah merusak sebagian daerah, tetapi regenerasi terumbu karang yang baik telah membuat berbagai jenis karang lebih banyak tumbuh. Menawarkan air yang sebening kristal, gelembung uap gunung bawah laut, berbagai macam ikan karang, gurita cincin biru, tuna, hiu karang. Cukup membuat anda untuk mengeksplorasi lebih dalam!

6. Kepulauan Lombok


Beberapa orang mengatakan telah melihat semuanya, padahal mereka tidak. Lombok menawarkan pengalaman menyelam yang spektakuler dengan terumbu karang yg masih belum tersentuh dan 100% utuh. Rumah bagi berbagai jenis ikan. Menyelam ke perairan dalam dan terpesona oleh berbagai kura-kura, Hiu karang sirip putih, Hiu palu, Sotong, Belut Moray, kakap, pari Manta, pari Elang dan banyak lagi. Membuat Anda takjub dari awal sampai akhir.

7. Kepulauan Bangka Belitung



Menawarkan lebih dari 25 titik penyelaman dengan lereng yang dipenuhi terumbu karang, deretan batu karang yang membentuk formasi yang luar biasa. "menakjubkan" dan "mengagumkan" adalah kata-kata yang sering terdengar di kapal setelah penyelaman.

8. Kepulauan Banda



Kepulauan Banda yang penuh dengan sejarah dan tempat penyelaman yang indah. Pusat perdagangan rempah-rempah dan tempat pengasingan bagi pejuang kemerdekaan pada zaman kolonial. Populasi manusianya yg sedikit, menjadikan perairan banda tetap terjaga dari kerusakan. Hamparan karang yang hidup alami, ribuan ikan yang berenang bebas membuat tempat ini luar biasa. Anda juga harus menikmati sisa-sisa peninggalan sejarah dari zaman kolonial.

9. Kepulauan Wakatobi



Muncul dari kedalaman Laut Banda. Pulau-pulau utama Wangi, Kaledupa, Tomea, Binongki (Wakatobi) menyajikan sebagian besar dari semua jenis karang dunia. Sebagai taman nasional menjadikannya tempat terumbu karang yang terlindungi. Masyarakat nelayan lokal juga mendapat hasil dari pariwisata menyelam. Sebagai pertukaran untuk meninggalkan pemancingan ilegal yg merusak laut. kontribusi lain untuk memperkuat keberadaan taman laut.

10. Kepulauan Sangihe & Talaud



Kepulauan Sangihe adalah rantai kepulauan vulkanik di timur laut semenanjung Sulawesi Utara. Terdiri dari sekitar 40 pulau vulkanik, beberapa di antaranya memiliki tinggi lebih dari 1.500 meter, perairan kepulauan ini adalah salah satu yang terdalam di dunia dan arus air dalam membawa plankton dan nutrisi yang memperkaya keanekaragaman biota laut di sini. Berbagai hamparan terumbu karang dan tebing laut yang siap menyambut Anda dengan segala keindahannya yang megah, di mana Anda dapat melihat berbagai hiu, tuna ekor putih, dan barracuda berada di rumahnya.

Memang banyak sekali tempat menyelam yang tidak kalah bagus dan indahnya dari ini. Indonesia memiliki potensi yang besar di bidang kelautan. Menyadari akan kekayaan laut di Indonesia. Mari kita jaga dan rawat bersama.


11.Pulau Weh ( Sabang )






Pulau Weh (atau We) adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut Pulau Sumatra. Pulau ini pernah terhubung dengan Pulau Sumatra, namun kemudian terpisah oleh laut setelah meletusnya gunung berapi terakhir kali pada zaman Pleistosen.[1] Pulau ini terletak di Laut Andaman. Kota terbesar di Pulau Weh, Sabang, adalah kota yang terletak paling barat di Indonesia.Pulau ini terkenal dengan ekosistemnya. Pemerintah Indonesia telah menetapkan wilayah sejauh 60 km² dari tepi pulau baik ke dalam maupun ke luar sebagai suaka alam. Hiu bermulut besar dapat ditemukan di pantai pulau ini. Selain itu, pulau ini merupakan satu-satunya habitat katak yang statusnya terancam, Bufo valhallae (genus Bufo). Terumbu karang di sekitar pulau diketahui sebagai habitat berbagai spesies ikan.




Sunday, 23 December 2012

Wisata eksotik di Pulau Pramuka




Pulau Pramuka ada di bagian tengah gugusan Kepulauan seribu.  Pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Kepulauan Seribu, selain Pulau Untung Jawa, Pulau Puteri dan Pulau Bidadari.

Berluas sekitar 9 hektarre, Pulau Pramuka di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara,  DKI Jakarta ini dihuni oleh 1.004 jiwa. 

Sebagai pusat pemerintahan Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka memiliki bermacam fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan pulau-pulau di sekitarnya.

Di pulau ini tersedia sekolah mulai tingkat SD sampai SMA, rumah sakit, kantor kelurahan, dan pusat pelestarian penyu sisik, dan lain lain.

Kondisi pulau dan laut yang masih sangat terjaga serta pemandangan laut yang indah niscaya menawarkan pengalaman tidak mudah terlupakan bagi wisatawan yang berkunjung ke sana. 

Tidak itu saja, keramahan penduduknya memberi kesan aman dan nyaman bagi  wisatawan.  Letaknya yang strategis membuat pulau ini menjadi lokasi homestay ideal untuk mengunjungi pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu.

Anda bisa sampai di pulai ini dari Pelabuhan Muara angke atau Marina di Ancol.  Dari Muara Angke, Anda bisa menumpang kapal penumpang berukuran sedang yang hanya ada dua kali dalam sehari, pada pukul 7 pagi dan pukul 1 siang. Tarifnya sekitar 30 ribu rupiah sekali jalan. Pastikan anda datang  30 menit menjelang berangkat. Pada akhir pekan atau liburan, Anda harus berebut tempat dengan penumpang lain. 

Di kapal ini, Anda tidak akan menemukan satu kursi pun selain kursi nakoda kapal di bagian depan. Anda harus lesehan. Waktu tempuh ke Pulau Pramuka sekitar 2,5 sampai 3 jam, tergantung kondisi kapal dan gelombang di Laut jawa.

Untuk Anda yang berkocek tebal, tersedia speedboat dari Marina Ancol dengan tarif antara Rp150 ribu sampai Rp400 ribu per orang sekali jalan. Waktu tempuhnya sekitar 90 menit. 

Warna air laut yang bening kehijauan akan menyadarkan Anda bahwa masih ada tempat tidak jauh dari Jakarta yang air lautnya masih jernih, tak seperti air laut di  pinggiran Jakarta yang coklat kehitaman karena memuat polutan.

Snorkeling dan memancing


Banyak hal menarik yang bisa dilakukan di sini.  Snorkeling, diving, memancing, kayaking, atau menikmati sunset di dermaga. 

Untuk snorkeling, Anda bisa memilih di sisi dermaga Pulau Pramuka atau mengikuti paket trip untuksnorkeling di lokasi yang Anda mau. 

Perairan sekitar Pulau Pramuka sangat bagus untuk snorkeling dan scuba diving. Selain jernih dan berarus bersahabat, kawasan ini juga kaya ekosistem bawah laut yang masih lestari. 

Bagi wisatawan berhobi memancing, dermaga Pulau Pramuka di bagian depan pulau bisa untuk Anda, atau menyewa kapal nelayan untuk memancing pada spot-spot mancing yang banyak di huni ikan-ikan besar. 

Untuk menyewa kapal mancing ini, Anda harus mengeluarkan Rp450 ribu rupiah per trip.  Jauh lebih murah dibandingkan lokasi–lokasi lain seperti Tanjung Pasir dan Tanjung Kait di Tangerang.

Penangkaran penyu sisik


Anda juga bisa melihat budidaya ikan bandeng yang besarnya bisa segede paha orang dewasa.  Anda juga bisa melihat ikan hiu, bawal, snapper, kerapu macan, yang semuanya berukuran jumbo. 

Tak berhenti di situ, petualangan Anda bisa lanjut dengan melihat Penyu Sisik. Penyu ini unik banget, karena sepertinya bersisik dan tentu saja langka.

Pulau Pramuka memang terkenal sebagai tempat penangkaran dan pelestarian penyu sisik. 

Di sini penyu sisik dikembangbiakkan dan dirawat pada satu area. Pengunjung bisa bersentuhan langsung dengan bayi-bayi penyu di sini. 

Setelah cukup umur baru penyu-penyu ini dilepas di habitat aslinya, di  laut. Penyu sisik termasuk hewan yang terancam punah. Pemerintah dan masyarakat Pulau Pramuka ini sangat mendukung upaya pelestarian satwa yang bisa hidup sampai puluhan tahun ini.

Selain terkenal akan penangkaran penyu sisiknya, Pulau Pramuka juga memiliki keindahan alam  mempesona, khususnya pantai dan lautnya. 

Pasir pantainya yang bersih, air laut yang jernih, ragam terumbu karang dan spesies ikan hiasnya membuat Pulau Pramuka menjadi lokasi favorit para wisatawan.

Penginapan





Di Pulau Pramuka, ada banyak tempat yang bisa Anda sewa untuk tempat menginap. 

Harganya antara 350 – 500 ribu rupiah per malam.

Jika beruntung masih kebagian tempat di Villa Delima, tepat di pinggir pantai bagian depan. Harga sewanya berkisar 350 ribu rupiah per malam. 

Atau bisa juga menyewa rumah-rumah yang disediakan penduduk untuk Anda sewa. 

Untuk wisatawan yang mungkin punya waktu libur panjang, Anda bisa sekaligus mengunjungi pulau-pulau lain sekitar Pulau Pramuka, seperti Pulau Panggang yang menghadap Pulau Pramuka atau Pulau Air dan Pulau Semak Daun yang menawarkan pemandangan tak kalah eksotisnya. 

Dermaga Pulau Pramuka


Gugusan terumbu karang di sekitar pulau ini sangatlah indah.  Sudut ini cocok sekali untuk olahraga air seperti diving, snorkeling atau scuba diving. 

Bila Anda ingin menikmati pemandangan bawah laut di pulau ini dengan snorkeling,  Anda bisa menyewa peralatannya di sini dengan harga 20 ribu - 40 ribu rupiah per 6 jam. 

Namun bila Anda ingin menikmati keindahannya lebih dalam,  Anda bisa mencoba scuba diving dengan biaya sewa 350 - 450 ribu rupiah per trip.

Bermain kayak
Anda juga bisa mengelilingi pantai di pulau Pramuka dengan kayak yang bisa disewa Rp50 ribu per jam, atau memancing di spot-spot memancing yang banyak dihuni ikan-ikan besar.

Satu lagi yang membuat Anda betah di sini adalah keramahtamahan penduduknya. Mereka sering membantu, menyapa, dan tersenyum kepada wisatawan.

Saturday, 22 December 2012

Sipadan-Ligitan kini jadi resort andalan Malaysia


Sipadan-Ligitan kini jadi resort andalan Malaysia

Wapres Boediono dalam Peringatan Hari Nusantara 2012 di Labuan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat belum lama ini mengatakan kasus lepasnya Pulai Sipadan-Ligitan ke Malaysia agar tidak terulang lagi. Bagaimanapun, Indonesia sudah kehilangan dua pulau dengan keindahan yang sangat menguntungkan untuk dijual sebagai objek wisata.

Bagaimana wajah Sipadan dan Ligitan kini? Pulau yang sempat menjadi sengketa kedaulatan antara Indonesia dengan Malaysia kini berkembang pesat menjadi pusat objek wisata. Para turis mancanegara beramai-ramai mengunjungi pulau yang luasnya sekitar 4 km2 itu.

Beberapa situs telah memperkenalkan Sipadan-Ligitan menjadi salah satu tujuan objek wisata selam terbaik di dunia. Sipadan-Ligitan juga pernah masuk di salah satu koran Inggris The Telegraph, yang menuliskan pulau itu masuk dalam 10 besar tempat wisata terbaik disandingkan dengan Pulau Cocos di Costa Rika dan Blue Hole di Belize.

Diketahui, terdapat 3.000 jenis ikan dan ribuan jenis coral yang hidup di laut Sipadan. Jika menyelam, tak kurang dari 3 meter, terdapat ribuan jack fish dan ribuan baracuda akan mengelilingi. Selain itu, juga terdapat hewan-hewan langka lainnya yakni, hiu coral jenis black tip dan white tip, penyu hijau dan hawksbill turtle.

Pulau Sipadan-Ligitan merupakan pulau yang terletak di sekitar wilayah perbatasan antara Sabah (Malaysia) dan Kalimantan Timur (Indonesia) pada posisi 4 derajat, 7 menit dan 0 detik bujur timur dengan jarak 43 mil sebelah timur Pulau Sebatik. Pulau dengan luas sekitar 50.000 m bujur sangkar menjadi sengketa antar kedua negara Indonesia dan Malasyia.

Pada tahun 1969 diadakan perundingan penetapan landas kontinen. Indonesia berpendirian, garis batas lurus dibuat dari Pulau Sebatik, yang sudah dibagi dua dengan Malaysia, dua pulau itu mestinya masuk wilayah Indonesia. Namun Malaysia berpendapat, garis batas itu hanya sampai Pulau Sebatik, sehingga kedua pulau itu bisa diklaim sebagai wilayah Sabah. Perundingan tersebut menemui jalan buntu. Kemudian disepakatilah status quo. yang berarti di wilayah tersebut tidak ada satupun kegiatan yang berlangsung sebelum diputuskannya penyelesaian.

Namun, pengertian status quo bagi kedua negara berbeda. Malaysia menganggap status quo sebagai tetap berada di bawah negaranya sampai persengketaan selesai, sedangkan pihak Indonesia mengartikan bahwa dalam status ini berarti status kedua pulau tadi tidak boleh ditempati/diduduki sampai persoalan atas kepemilikan dua pulau ini selesai.

Tahun 1991 Malaysia sempat menempatkan pasukan polisi hutan setara Brimob untuk melakukan pengusiran semua warga negara Indonesia dan meminta pihak Indonesia untuk mencabut klaim atas kedua pulau. Seorang pengusaha Malaysia juga mendirikan resort-resort yang jumlahnya lebih dari 20 buah.

Akhirnya pada 17 Desember 2001, Mahkamah Internasional memutuskan pulau Sipadan-Ligitan termasuk wilayah Malaysia. MI memutuskan tersebut atas pertimbangan effectivity yakni tanpa memutuskan pada pertanyaan dari perairan teritorial dan batas-batas maritim. MI memutuskan Malaysia karena saat itu pemerintah Inggris yang dulunya menjajah Malaysia telah melakukan tindakan administratif secara nyata berupa penerbitan ordonansi perlindungan satwa burung, pungutan pajak terhadap pengumpulan telur penyu sejak tahun 1930, dan operasi mercusuar sejak 1960-an.



Makanan Indonesia yang jadi Mahal di Belanda




Masakan Indonesia memang terkenal kaya bumbu. Konon, Belanda dulu menganggap rempah-rempah yang terdapat di Indonesia seperti emas dan minyak masa kini. Tak heran bila Belanda terus menjajah Tanah Air hingga 350 tahun.

Kini, masakan Nusantara ternyata masih menjadi primadona di negeri Kincir Angin tersebut. Salah satu warga Belanda mengaku gemar menikmati masakan Indonesia. "Saya suka karena berbumbu gurih. Saking saya terpengaruh masakan Asia, masakan Eropa terasa hambar," ujar Richard van der Schaar kepada merdeka.com, Selasa (11/12) malam.

Namun, Richard menyayangkan mengenai harga masakan Indonesia di Belanda yang mahal namun tidak seenak aslinya. "Misalnya rendang, beda banget dengan yang di Indonesia. Kalau masakan Indonesia berjenis ikan selalu mahal di Belanda," ujar Richard yang kebetulan selalu melakukan perjalanan ke Indonesia.

Richard mengaku, harga masakan Indonesia menjadi mahal karena memang bahan-bahan dan koki ahli khusus untuk masakan Indonesia mahal.

Hal itulah yang mendorong Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan kedutaan besar Indonesia di Den Haag untuk memasarkan bumbu rendang di 1.500 restoran di Belanda.

Beberapa masakan Indonesia memang menjadi eksklusif dan dijual mahal di Belanda. Masakan apa sajakah itu?

1. Bika Ambon

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa Bika Ambon adalah makanan Indonesia yang termahal di Belanda. Menurut data Kemendag, harga rata-rata kue khas Medan itu mencapai EUR 8,5 (Rp 106.192) per 600 gram.


2. Bolu Kukus

Kue bolu kukus yang sering dijumpai di pasar tradisional ternyata juga populer di Belanda. Sayangnya, harganya sangat mahal yaitu EUR 5,25 (Rp 65.589) per 400 gram.


3. Rempeyek kacang

Makanan ringan ala Indonesia juga digemari di negara tersebut. Salah satunya adalah rempeyek kacang tanah yang berasal dari tanah Jawa. Rempeyek dengan sebutan "Javaanserempejek" ini dijual dengan harga EUR 1,25 per bungkusnya. Satu bungkus berisi rempeyek dengan berat 80 gram saja.


4. Pisang goreng

Masakan yang sering beredar di pinggir jalan Indonesia dan dijajakan oleh penjual gorengan juga dijual dengan harga yang mahal. Harga pisang ini bisa sekitar EUR 5 (Rp 62.466) per porsi. Satu porsi biasanya berisi satu pisang goreng saja.


5. Paket nasi ala Indonesia

Di Belanda juga tak jarang ditemui restoran yang menyediakan masakan Indonesia seperti rendang dan olahan ikan. Untuk satu porsi untuk satu orang, paket nasi dan lauk tersebut dijual sekitar EUR 15 (Rp 187.399) per porsi.


Friday, 21 December 2012

Lombok, Punya Banyak Pantai Keren di indonesia

Pantai Gerupuk


Dengan menyandang nama Gerupuk, bukan berarti pantai ini memiliki pabrik kerupuk atau ada banyak kerupuk yang ngambang di pantainya. Bukan. Pantai Gerupuk yang berada di Lombok Tengah ini merupakan salah satu pantai yang memiliki keindahan pemandangan pantai yang edan.

Selain itu, di Pantai Gerupuk juga terdapat budidaya rumput laut yang dikelola oleh warga sekitar. Bahkan disekitar bibir pantainya ada juga loh rumput laut-rumput laut nganggur yang bisa lo makan secara gratis. Entahlah setelah mendengar di Pantai Gerupuk ada budidaya rumput laut, gue mendadak ngidam pepes ikan. Sungguh tidak nyambung.


Pantai Tanjung Aan


Ingin merasakan sensasi yang berbeda? Berkunjunglah ke Pantai Tanjung Aan, pantai yang masih bersebelahan dengan Pantai Kuta Lombok ini memiliki keunikan tersendiri, dua jenis pasir yang berbeda di satu pantai yang sama. Lo bisa merasakan butiran pasir sebesar biji merica kalo lo jalan disekitar bibir pantainya, tetapi saat lo sedikit agak naik ke bukit yang berada disebelah pantai, maka hamparan pasir halus-lah yang akan lo injek. Keren kan?

Suasana Pantai Tanjung Aan emang rada sepi dan enak buat leyeh-leyeh, tapi lo bakal terganggu oleh para penduduk lokal yang gak segan-segan ngejar lo ampe ke mobil buat nawarin barang jualan mereka. Saat gue udah nolak-nolak buat beli barang yang dijajakan oleh seorang anak kecil, dia malah ngambek dan mukulin mobil karena kesel dagangannya gak di beli. Tai bangetkan? Pengen banget gue lindes tuh anak pake mobil, tapi sayang, gue takut kepala gue putus ditebas sama golok bapaknya.


Pantai Kuta Lombok


Bali punya Kuta? Jangan salah, Lombok juga punya Kuta loh, dan menurut gue Pantai Kuta di Lombok lebih keren daripada Pantai Kuta di Bali yang banyak cowboy pantai-nya. iyuuuuh. #muntah

Dalam jajaran pantai-pantai di Lombok Tengah, Pantai Kuta lah yang paling banyak didatangi oleh para wisatawan. Pantai-nya memang agak tidak cocok untuk berenang karena banyaknya batu karang di bibir pantai. Tapi cobalah lo dateng ke Pantai Kuta ini di bulan Februari, disaat lima hari setelah malam bulan purnama menurut penanggalan sasak.

Pantai Kuta ini akan sangat penuh dijejali oleh para wisatawan yang datang untuk menghadiri festival atau perayaan Bau Nyale, yaitu perayaan mengambil cacing laut. Yang katanya rame-nya itu melebihi mall mall Jakarta yang sedang mengadakan midnite sale. Percayalah.


Kenapa bisa se-rame itu? Konon festival Bau Nyale (menangkap cacing) ini sudah ada sejak dulu kala. Legenda dibalik festival ini adalah adanya kisah dari Putri "Nyale" Mandalika, dahulu kala Putri Mandalika yang terkenal cantik rupawan dengan rambutnya yang menjuntai indah bergelombang seperti lautan (nyalon dimanakah dia?) sangat banyak disukai oleh para pangeran-pangeran kerajaan tetangga. Jadi, karena saking banyaknya pangeran yang memperebutkan dia, akhirnya si Putri Mandalika menjadi stress dan galau berkepanjangan. Terlihat dari status status twitter-nya di @PutriMandalika. berikut adalah status-status terakhir yang gue copas dari twitter si putri.

"Ih, kOq b4nY4k BaNgeUdh YaN9 ChuKaa mA aQoh Eaaa..aQ BinUn PiL1h Y4nG MaNa, Ahh 4qOh BuNuH diR1 Aj4 aCh.."

"4Qoh UdAcH cUkuP CabAl eAaaa.."

Gila kan doi?? kalo kita mah galau paling banterkan showeran, nah doi galaunya bunuh diri man, hati-hati sama cewe Lombok Man..

Dan akhirnya ketika galau udah berkepanjangan si Putri Mandalika mengumpulkan semua pangeran di Pantai Kuta tentu dengan mengumumkannya melalui twitter. Saking banyaknya followers si Putri Mandalika, maka banyak juga pangeran dan penduduk yang datang ke pantai itu. Setelah semua berkumpul, Putri Mandalika ini naik ke salah satu onggokan batu karang besar. Dengan wajah sayu dan lirih Si Putri Mandalika menerjunkan dirinya sendiri ke lautan disertai deburan ombak dan gemuruh petir (hampir mirip film-film Indosiar gitu). Beberapa menit kemudian sang putri tidak muncul kepermukaan, malah muncul ribuan cacing berwarna-warni yang diduga adalah jelmaan dari Putri Mandalika. Selesai.

Cacing Laut a.k.a Nyale
Gue cukup sedih denger cerita tentang Putri Mandalika itu, bukan karena dia Bunuh diri dengan tragis. Tapi karena dia adalah Wanita Galau, Labil dan Alay. Sekian.


Pantai Senggigi


Pantai yang paling terkenal di Lombok setelah pantai-pantai gili ini memang keren juga. Konon Pantai Senggigi ini memiliki batu koral berwarna biru yang terhampar luas dan hanya ada dua di dunia. satu lagi entahlah gue gak tau dimana. Disini juga adalah termasuk kawasan yang agak mahal karena terdapat banyak resort-resort pinggir pantai.

Untuk mencapai Lombok, terutama pantai-pantai yang gue sebut diatas, lo bisa overland + ferry dari Pulau Jawa, lalu nyebrang ke Bali dan terus nyebrang ke Lombok. Apabila ingin melalui jalur udara, lo bisa pakai beberapa maskapai penerbangan, salah satunya Lion Air, dari Jakarta menuju Mataram, Lombok.

Nah pantai-pantai yang gue sebut diatas pun (kecuali Senggigi) gak terlalu jauh dari bandara internasional Lombok, mungkin sekitar 30 menit berkendara dengan mobil. Ada pula angkutan umum yang bisa mengantarkan, namun sangat sulit dan jarang ada. Better, lebih baik sewa mobil atau motor sekalian. Enjoy Lombok 


Solusi ke Raja Ampat dengan Kocek Minim









Jauh dan mahal. Predikat itu yang selama ini melekat pada Raja Ampat. Padahal, kata mahal itu relatif. Nyatanya, Raja Ampat merupakan tempat tujuan wisata minat khusus. Hanya bagi mereka yang betul-betul menyukai wisata bahari, terutama menyelam dan snorkeling.

Untuk masuk ke Raja Ampat setiap pengunjung dikenai tarif masuk, tepatnya membayar pin, yang berlaku setahun. Turis asing dikenai tarif Rp500.000 per orang per tahun dan turis domestik Rp250.000 per orang per tahun. Untuk menikmati wisata di Raja Ampat sedikitnya dibutuhkan hingga puluhan juta rupiah. Bahkan, sejumlah biro perjalanan menawarkan paket wisata dengan tarif Rp20-30 juta selama seminggu dari Jakarta.

Tak mengherankan jika wisatawan domestik enggan berwisata ke daerah yang berada di wilayah Kepala Burung, Papua itu. Apalagi hampir semua resor atau penginapan di Raja Ampat dikelola orang-orang asing. Hanya Raja Ampat Dive Lodge (Radil) di Pulau Mansuar yang dimiliki orang Indonesia.

Lantas, bagaimana dengan para backpacker?

Ah, itu bukan tidak mungkin dilakukan, meski kalau dihitung-hitung biayanya lebih mahal dibanding berwisata ke wilayah lain di Indonesia.

Ongkos penerbangan Jakarta-Sorong (pergi-pulang) dengan maskapai Express Air mencapai Rp3,9 juta per orang dengan waktu tempuh enam jam karena harus transit di Makassar dua jam. Setiba di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, wisatawan bisa menggunakan angkutan kota menuju Pelabuhan Sorong yang hanya berjarak 10 menit dari bandara, cukup dengan ongkos Rp5.000. Jika menggunakan ojek, ongkosnya sekitar Rp15.000 dan Rp100.000 jika menggunakan mobil sewaan.

Dari pelabuhan, menggunakan kapal feri yang hanya berangkat pukul 14.00 WIT setiap hari menuju Waisai, Ibu Kota Raja Ampat yang terletak di Pulau Waigeo dengan tarif Rp120.000. Dibutuhkan waktu tiga sampai lima jam jika menggunakan feri, tergantung tinggi gelombang laut. Jika menggunakan perahu cepat (speedboat) dengan kapasitas 20 penumpang, biaya yang digunakan jauh lebih mahal. Bisa mencapai Rp8 juta per hari.

Mahalnya biaya perjalanan dikarenakan harga bahan bakar minyak di Raja Ampat Rp10.000 per liter. Itu pun sering sulit didapat. Karena itu, sangat disarankan bepergian dengan kelompok jika ingin menggunakan kapal berkecepatan tinggi yang boros bahan bakar. Biaya perjalanan bisa ditanggung bersama. Dengan speedboat dibutuhkan waktu dua sampai tiga jam untuk sampai ke Waisai sebelum menikmati sejumlah tempat lain di Raja Ampat.

Di Waisai, wisatawan bisa memilih home stay (rumah penduduk) yang disewakan Rp450.000 per malam, sudah termasuk makan. Untuk menyelam (diving) dan eksplorasi berlayar ke pulau-pulau di Raja Ampat wisatawan bisa menyewa perahu penduduk. Untuk sekali diving, biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp700.000. Dengan rincian rate diving sekitar Rp450.000 per orang ditambah sewa peralatan Rp250.000 per hari. Sedangkan biaya untuk sewa peralatan snorkeling lengkap (snorkel, kaki katak, dan pelampung) lebih murah, Rp100.000.

Waisai hanyalah tempat transit. Tujuan wisata bahari justru berada di sejumlah pulau di sekitarnya. Untuk menikmati keindahan Kepulauan Wayag yang menjadi ikon Raja Ampat, misalnya, butuh waktu sekitar enam jam perjalanan pergi pulang dari Waisai. Perjalanan hanya bisa ditempuh dengan speedboat yang harga sewanya antara Rp7 juta sampai Rp14 juta dari Waisai. Tergantung berapa lama menggunakannya.

Umumnya, wisatawan menikmati keindahan Wayag paling lama dua jam karena tidak ada tempat menginap. Untung ada Teluk Kabui. Tempat lain di Raja Ampat ini disebut-sebut sebagai miniaturnya Wayag karena bentuknya hampir menyerupai Wayag yang tersusun oleh gugusan pulau. Hampir semua pulau di Teluk Kabui merupakan tebing karst yang ditutupi vegetasi.